Ingin aku berteriak,
Tapi bukan raga ini yang melakukannya.
Ingin aku bercerita,
Tapi bukan mulut ini yang melakukannya.
Aku ingin hati ini yang melakukannya.
Ingin aku melakukannya didepanmu
Agar kau tau bahwa aku bersungguh-sungguh
Bahwa kau adalah tujuanku
Sudah kulupkan masa laluku
Kutinggalkan dia dibelakangku, jauh.
Aku ingin menjelaskan semuanya kepadamu,
Bahwa aku memilihmu bukan atas dasar masa laluku.
Bahwa aku memilihmu karna aku telah menjadikanmu,
tujuanku.
Aku ingin kau tau isi hati ini
Dan aku hanya ingin kau percaya pada manusia ini
Bukan pada manusia yang berlaga baik didepanmu
Sudah kukatakan bahwa aku benar-benar bersungguh-sungguh
Seperti halnya kalimat yang dikutip dari buku berjudul "Ziarah"
Kemarin hanyalah kemarin yang patut untuk dilupakan lalu ditinggalkan.
Dan yang aku inginkan esok adalah kamu, tujuanku yang terakhir
Dan yang aku inginkan hanyalah kamu,
Dan yang aku inginkan hanyalah bersamamu,
Kini dan Nanti.
Tapi bukan raga ini yang melakukannya.
Ingin aku bercerita,
Tapi bukan mulut ini yang melakukannya.
Aku ingin hati ini yang melakukannya.
Ingin aku melakukannya didepanmu
Agar kau tau bahwa aku bersungguh-sungguh
Bahwa kau adalah tujuanku
Sudah kulupkan masa laluku
Kutinggalkan dia dibelakangku, jauh.
Aku ingin menjelaskan semuanya kepadamu,
Bahwa aku memilihmu bukan atas dasar masa laluku.
Bahwa aku memilihmu karna aku telah menjadikanmu,
tujuanku.
Aku ingin kau tau isi hati ini
Dan aku hanya ingin kau percaya pada manusia ini
Bukan pada manusia yang berlaga baik didepanmu
Sudah kukatakan bahwa aku benar-benar bersungguh-sungguh
Seperti halnya kalimat yang dikutip dari buku berjudul "Ziarah"
"Esok akan menjadi kini. Kini yang menjadi kemarin tak dihiraukan, karena segala yang lampau hanya gumpalan hitam"
Esok hanyalah misteri Sang Pencipta pada kita,
Kemarin hanyalah kemarin yang patut untuk dilupakan lalu ditinggalkan.
Dan yang aku inginkan esok adalah kamu, tujuanku yang terakhir
Dan yang aku inginkan hanyalah kamu,
Dan yang aku inginkan hanyalah bersamamu,
Kini dan Nanti.
