Kinasihnya yang Rumit


Sejatinya, manusia mempunyai batas akan segala hal


Dan sang kinasih itu masih saja berdiam diri


Kutanya padamu, Apa kau tahu ? 


Bahwa kau menjadi alasan para insan saling bersaing lalu bertempur!


Lalu, 


Apakah perlu persaingan ini ada ?

Apakah perlu pertempuran ini ada ?


Hanya untuk memegang tanganmu!

Hanya untuk memerlihatkan siapa yang lebih pantas untukmu!


Ku jawab,

Ya! Perlu!


Seharusnya, sang kinasih yang menjawabnya dari dulu!

Seharusnya, sang kinasih yang menentukannya dari dulu!


Untuk apa ?


Karena mereka para insan yang bertempur, 

Karena mereka para insan yang bersaing,

Membutuhkanmu untuk kebahagiaan!


Pertempuran lalu persaingan para insan ini tak tahu hingga kapan,

Hanya berpesan untuk para insan yang berada di dalam pertempuran,


Rasa bahagia memang membutuhkan perjuangan.


Kinasih, kau memang rumit.



               -Salam Damai, untuk kalian para insan.
               -Teruntuk sang kinasih yang rumit, tentukanlah!