Hutan,
Hammock,
Flysheet,
Mug,
Kopi,
Parafin,
Dengan senja datang menghampiri
Lalu bertegur sapa dalam tulisan
Menikmati saat terbaik ini
Dua pasang pohon yang terlihat ujungnya
Sudah lama ia berada disana
Aku tanya pada mereka
Bukitunggul yang ikut menyapa kita,
Mengingatkan padanya saat-saat dimana titik terendah terjadi.
Lalu, pada awan putih aku bertanya pula,
Aku terdiam di hammock,
dengan pena lalu buku ini
Melihatmu menatap awan, sepasang pohon, api menyala lalu membuat secangkir kopi untuk ku
Sungguh kopi terbaik yang pernah ada.
Hammock,
Flysheet,
Mug,
Kopi,
Parafin,
Dengan senja datang menghampiri
Lalu bertegur sapa dalam tulisan
Menikmati saat terbaik ini
Dua pasang pohon yang terlihat ujungnya
Sudah lama ia berada disana
Aku tanya pada mereka
"Apakah kita bisa melihatmu kembali ?"
Bukitunggul yang ikut menyapa kita,
Mengingatkan padanya saat-saat dimana titik terendah terjadi.
Lalu, pada awan putih aku bertanya pula,
" Apakah dia bahagia ?
Dengan keadaan ini,
Ritme ini,
Sikapku padanya,
Apakah begitu ?"
Aku terdiam di hammock,
dengan pena lalu buku ini
Melihatmu menatap awan, sepasang pohon, api menyala lalu membuat secangkir kopi untuk ku
Sungguh kopi terbaik yang pernah ada.
AH TUHAN! JADIKAN DIA MILIKU UNTUK SELAMANYA!
