Padanya,
Unggun Putri,
Ku sampaikan salam-mu
Pada pengisi hati
Padanya,
Unggun putri,
Ku impikan hari-hari ini
Yang dinanti-nanti
Padanya,
Unggun Putri
Ku inginkan dia
Miliku selamanya
Padanya,
Unggun Putri
Izinkan aku lalu dia
Bertemu denganmu
Hanya berdua
Sayang, kukenalkan padamu
Unggun putri, teman lamaku
Dia yang mendengar semua keluh kesahku dahulu
Keluh kesahku tentang-mu.
Sayang, dahulu kau didalam pelukan lelaki itu.
Unggun putri selalu datang dahulu,
Melihat aku menghisap satu atau bahkan dua belas gumpalan tembakau,
Berfikir untuk bisa memelukmu selama yang aku mau.
Sudah lama aku tak berjumpa dengannya,
Kali ini unggun putri pasti akan senang, sayang.
Karena aku tidak akan menghisap satu atau bahkan dua belas gumpalan tembakau
Karena aku kini bisa memelukmu selama yang aku mau.
Mari sayang,
Secepatnya kita harus bertegur dengan Unggun Putri.
Walau Putri kini sudah tak sama seperti dahulu,
Namun unggunnya masih anggun seperti dahulu,
Percayalah.
,
