Bunga yang Layu

 
Teringat satu buah kebun yang indah

Terhampar luasnya bunga-bunga mawar yang merah

Dengan dua orang manusia yang saling bergandengan

Bahagia.


Satu ditambah satu lagi tahun mereka disana

Bergandengan bahagia

Balas membalas senyum,

juga sedihnya bersama-sama


Merekalah yang membangun kebun itu

bersama-sama, saling menanam

Bunga mawar dan kepercayaan

Satu ditambah satu lagi tahun mereka disana 

menikmati kebun yang dibangun sendiri

Bergandengan dan bahagia.


Ucapan-ucapan manis yang diucapkan

Janji-janji indah di ikat

yang dibuat salah satu dari mereka

Membuat yang satunya lagi hidup lebih memiliki makna


Kini,


Kebun indah itu gersang

Bunga-bunga mawar pun layu

Yang ditanam sudah tidak ada lagi

Salah satu dari mereka pergi


Ditinggalnya oleh sesuatu yang fana

Diterimanya ucapan dan janji yang tak berujung

Dimakannya angin-angin lalu

Dirasakannya keadaan


Kemudian, ia jatuh


Kemudian juga ia bangun

Menjadi manusia baru


Dengan kenangan yang lama

Diurusnya kembali kebun tersebut

Sebagai tanda bahwa ia masih menyayanginya yang pergi

Hingga nanti.


Kebun itu kembali memerah

Dengan bunga-bunga mawar yang mekar

Dengan hati yang berlapang dada

Dengan perasaan yang baru

Dengan hidup yang baru

Menjadikannya kebun itu indah dari sebelumnya

yang kini diurusnya seorang diri.