Langkah Awal 4


Hidupku adalah bagaimana aku menjalaninya, 
Bagaimana aku ingin melangkah adalah urusanku sayang,
Aku memilih untuk tidak lagi bahagia,
Aku memilih untuk melangkah maju kedepan,
Walaupun kini gelap itu menjadi setia,
Walaupun kini aku merasa tenang.

Kau tahu sayang ?
Aku ingin menjadi awan-awan di Langit itu,
Aku ingin selalu ikhlas seperti awan-awan itu,
Sekencang-kencangnya awan memegang erat Hujan,
Hujan akan terus pergi kepada pelukan Bumi.
Serta awan itu akan selalu rela melepas kepergian Hujan,
Karena awan-awan itu tahu, hujan pergi karena untuk kebahagiannya.

Kau tahu sayang ?
Aku ingin selalu menjadi bunga-bunga di taman
Ia selalu setia menunggu kedatangan sang Lebah itu,
Meskipun hanya sementara Lebah itu datang,
Namun, bunga-bunga itu selalu senang saat melihatnya datang,
Serta bunga-bunga itu selalu ikhlas melepas kepergian Lebah itu.

Kau tahu sayang ?
Aku ingin menjadi seperti Habibie,
Ia setia kepada Ainun,
Hingga Ainun meninggalkannya,
Ia hanya ingin dimakamkan disebelahnya,
hingga Akhirnya ia bersama kembali disana.

Namun sayang,
Kini aku hanya ingin membacakan puisi didepanmu,
Melihat senyum manismu,
Melihat kau membasuh air mataku,
Melihat akhirnya aku kembali memegang tanganmu.

Rindu ini tidak hilang 
Kau tahu mengapa ?



Kupang, 17 April 2022