Aku belum menemukan jawabannya, bisa bantu aku non?
Seharusnya itu yang ia tanyakan malam itu padamu, seharusnya ia lebih jujur akan keadaannya saat ini.
Non, kau tau ?
Kini selepas subuh ia kembali suka duduk di bangku dimana biasanya ia mengucapkan selamat pagi padamu setelah sekian lamanya ia tidak menghadap lagi ke muka pintu rumah itu.
Entah non, tapi selama ini ia menghindari untuk duduk disana, tapi selepas malam kemarin ia suka kembali duduk di kursinya,
Iya, aku rindu perasaan ini
Begitu ucapnya.
Kau tau juga non ?
Subuh tadi, saya rasakan ada sesuatu yang berbeda saat ia melantunkan doanya, Ia terlihat begitu sangat meminta kepada Yang Maha Kuasa.
Aku baru ingat, ada orang lain yang berdoa untuk bisa bersamanya. Aku juga berdoa untuk bisa bersamanya. Jadi, siapa yang akan bisa bersamanya adalah seseorang yang sangat ingin bersamanya atas izin Allah. Allah Maha Mengetahui hambaNya.
Ucapnya di kursi itu.
Kemudian ia menghampiri Ibunya dan memeluknya erat, Ibunya terkejut, sambil ia berbisik kepadanya,
Bu, ternyata aku masih menyayanginya. Aku tidak mau berbohong lagi. Aku masih ketakutan saat melihatnya menangis. Aku masih ingin menggenggam tangannya. Semalam, aku berbicara dengannya. Bu, aku minta maaf karena telah berbohong aku baik-baik saja dan ternyata aku belum bisa melangkah. Bu, aku ingin bersamanya. Mohon doanya Bu, aku masih menyayanginya.
Non, aku terkejut mendengar jawaban Ibunya. Katanya:
Nak, semua akan indah pada waktunya. Bersabar. Ibu juga masih menyayanginya layaknya anak sendiri yang sedang pergi merantau, Ibu selalu bertanya-tanya kabarnya. Apakah dia baik-baik saja ? Tapi, Ibu tidak bisa bertanya padamu nak, Ibu tau itu akan membuatmu merenung kembali setiap pagi sebelum pergi melakukan aktivitasmu. Bersabar, semua akan indah pada waktunya.
Kemudian ia melepas pelukannya di pagi hari itu, Ia kembali ingat dengan kata-kata dimimpinya malam itu saat bertemu dengan Ibu yang lannya,
Semua akan indah pada waktunya.
Non, aku ingin menulis sebuah buku dan kau tau kalimat terakhir dibuku itu adalah:
Pada akhirnya non, kau lah selama ini jawaban atas doa-doa yang aku lantunkan kepada yang Maha Mengetahui isi hati hambaNya.